Kunci Bisu
pada malam yang selalu menciptakan sunyi
membungkam segala bising di luar jendela
namun tidak dalam pikiran
malam menghadirkan sunyi
untuk membuat lebih banyak suara yang terdengar
dalam pikiran manusia itu sendiri
terkadang merasa jengkel dengan hal itu
ketika sudah bersusah payah menutupi kesedihan dalam cangkang senyuman
dan pada matahari yang saat itu masih memimpin bumi dengan dominan
na'as harus tergantikan oleh malam
di mana ketika malam datang
tak ada satu pun tanda kehidupan
pikiran ini hidup tanpa permisi
dengan angkuhnya malam berkata
"aku tau kamu tak sekuat apa yang seperti mentari lihat."
"aku disini untuk mendengar tangismu."
"untuk melihatmu terpuruk, pada apa yang kamu pikirkan."
.jpg)
.png)

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda