Semburat Senja (Puisi)
matahari bergerak ke ufuk timur
menjadikan pantulan senja bercahaya
mengkilap pada ombak yang menyentuh bibir pantai
aku duduk terdiam dalam hamparan pasir pantai
beralaskan sandal yang ku pakai
menikmati senja dengan putaran memori
yang berisi tentang mu memenuhi isi kepala
senja tidak pernah mampu untuk membuat lupa
datangnya kamu kepada senja
dan niatmu untuk dapat melupa
hanyalah sebuah diksi yang menjanjikan ingkar
senja akan mempertajam ingatan mu
kepada siapapun yang ingin kau lupakan
namun senja tak pernah ingkar janji
untuk hadir dan menciptakan keindahan
pada setiap mata yang memandangnya
sebagai isyarat bahwa berakhirnya hari
entah bahagia atau bahkan terluka
harus ditutup dengan senyuman

.png)

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda