Jika Tidak Cukup Mengerti, Cukup Dengar dan Hargai Saja
Semua memiliki warnanya masing-masing, tidak seluruh akan putih atau akan hitam. Hidup mereka adalah milik mereka begitupun sebaliknya, hidupmu hanya milik mu. Namun, terkadang tidak ada salahnya mereka berbagi tentang kehidupannya, tentang bahagia nya atau bahkan tenang lukanya, tentang jerit tangisnya, frustasinya atau gelak tawa kebahagiaannya.
Seringkali didapat perbedaan cara pandang antara seseorang yang bercerita dengan pendengarnya. Hal itu wajar, karena setiap kamu memiliki mata masing-masing. Jika apa yang mereka utarakan tidak mampu kamu terima, tidak ada salahnya tetap mendengar bukan?
Mungkin saja kepalanya terlalu berisik sehingga pikirannya kacau untuk sekedar menyampaikan apa yang dimaksud, tidak perlu pula kamu membandingkan kebisingan pada setiap manusia. Karena dalam hidupnya mereka lah yang menjalani, bukan kamu atau yang lainnya.
Kamu bahkan tidak tahu betapa besar usahanya selama ini untuk menutupi kelemahannya dan menyingkirkan ketidakpercayaannya pada setiap orang untuk hanya sekedar bercerita.
Setiap orang memiliki ceritanya masing-masing dan dalam ceritanya mereka adalah pemeran utamanya, jika mereka merasa tidak nyaman dengan yang mereka jalani, tidak perlu dibandingkan. Karena hanya mereka yang memahami.
Cukup dengarkan dan hargai saja perbedaannya, karena di beberapa kesempatan mungkin kamu tidak menyadari, bahwa telinga dan diam bisa menjadi hal yang paling besar harganya dibanding organ tubuh dan tindakan yang lain.

.png)

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda