Aku dan Ciptaan Bayangmu
Pernahkah kamu menjadi bintang
dalam penglihatan seseorang—
begitu terang, bersinar, dan...
melampaui batas.
Setinggi itu pula penglihatannya.
Ia menatapmu dari bawah
dengan harapan yang panjang,
mengira suatu hari ia bisa sampai
ke tempat kau berpendar.
Hingga suatu hari dirinya bisa mencapai bintang itu,
“Ternyata tak setinggi itu,” katanya.
“Yang melampaui batas hanya penglihatanku.”
Kamu tahu? Rasanya seperti terjatuh bermil-mil jauhnya
Aneh rasanya
Padahal aku pun bukan bintang
Dan aku tidak pernah memberi namaku bintang
.png)

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda