Rabu, 11 Oktober 2023

Setelah Jenggala Terlewati

Tidak selalu putih, kadang kali hitam juga tidak terlalu buruk, warnanya mampu meredupkan cahaya yang menyilaukan hingga mampu merusak kornea mata. Meski terkadang hitam terkesan sepi dan terlalu senyap. Namun, mungkin itu lebih baik dari pada bising yang kian menghunus gendang telinga, sampai tak mampu mendengar suara sendiri.
Berjalan dalam gelap dengan tidak siapapun tahu dimana dan kapan mungkin adalah cara terbaik untuk mengistirahatkan diri, agar dapat kembali memenuhi energi.
Matahari terkesan sirat menyampaikan pesan melalui celah-celah ranting, tidak seperti sinar matahari yang umumnya di lapang terbuka mampu menyilaukan setiap sudut, menyinari gorong-gorong yang gelap sehingga terlihat tidak terlalu menakutkan, dari sini pun semburat matahari terlihat begitu indah dengan menembus celah pepohonan yang lebat.
Semburat yang menembus di celah tersebut makin dalam menyiratkan sesuatu, bahwa untuk menjadi terang tak harus ditempat yang terang agar terlihat, malah terkadang menjadi terang ditempat yang terang akan menjadikanmu tidak tampak.
Lain hal ketika kamu menjadi terang didalam kegelapan, menjadi sinar yang mengisi kekosongan hitam. Disanalah kamu mampu terlihat begitu berarti, jauh lebih berarti dari tempat yang kamu rasa mampu membuatmu tampak.
Toh terkadang jika menjadi terang tak bisa memilih harus menerangi siapa, dimana dan kapan. Kamu menjadi sinar yang harus siap menjadi binar disetiap sudut bumi, bahkan di tempat yang kelam dan gelap seklipun kamu harus tetap mampu mengisi kekosongan ruang itu.
Dan sampai disini aku baru sadar, jika filosofi antara gelap dan terang tidak mungkin bisa aku dapatkan jika dalam pikiran yang penuh.
Pikiran harus seraya dibersihkan tanpa perlu menunggunya penuh, agar kesegaran atas pemikiran baru dapat terus terbendung, karena bagaimanapun sejatinya pikiran mempunyai batas maksimal, jika hal tersebut tak lagi berguna ada disana, lebih baik dibuang saja, mungkin karena memang seharusnya ia tidak disana.
Jika memang seharusnya ia ada disana seharusnya ia tak perlu harus dipaksa menghilang, ia seharusnya dapat menghilang sendiri jika memang pemikiran itu sudah selesai dituntaskan.

Label: ,