Senin, 03 Juli 2023

Meraup Tenang di Kaki Laut Bergelombang

Langit muram yang ditampilkan pada warga bumi sore ini cukup menenangkan, tidak begitu muram, namun senyum merekah nya hanya terlihat lebih sedikit daripada murungnya. Berjalan di hamparan pasir lembut tanpa alas seakan terapi kaki yang cepat menyembuhkan dari beratnya langkah untuk setiap tujuan.

Angin kencang yang membelai kulit, menembus tiap dinding pori-pori tubuh, menerpa halus sela-sela helaian rambut. Burung yang berlarian sambil bernyanyi kesana-kemari, seakan-akan memperlihatkan kebahagiaan yang tak berujung, tak kenal hari yang terlihat telah menurunkan sedikit cahayanya.

Gulungan ombak yang cukup tinggi sore ini tak menggetarkan anak-anak manusia yang berenang di tepi nya, atau sekedar mencelupkan kaki nya saja, agar tersentuh oleh buih laut yang menepi terbawa ombak. 

Setelah jauh berjalan untuk menjauhi keramaian demi mendapatkan tempat yang lebih sepi aku duduk di atas pasir yag beralaskan sandal yang ku pakai. Mulai membuka setiap halaman buku yang ku genggam sedari tadi.

Membaca di tepi laut, sekaan menyiratkan ketenangan dan menyurutkan kegelisahan dalam diri. dengan alunan symphony gelombang yang mendebur tepian, kerisik halus yang membungkus setengah telapak kaki, nyiur burung yang berhambur nyaring di gendang telinga, serta riuh angin yang seolah bergelut menerpa tubuh, sesekali mampu membuatnya limbung. 

Halaman demi halaman kandas kubaca kalimat demi kalimat mampu ku pahami membuatmu masuk kedalam cerita, membaca buku itu sangat berkesan. Ketika kamu sudah membacanya kamu tidak lagi melihat bahwa itu sebuah buku, tidak hanya melihat itu sebuah kata yang beruntun hingga membentuk kalimat sampai membentuk sebuah cerita.

Ketika kamu sudah membacanya kamu tidak hanya melihat hanya sekedar itu. Kamu akan jauh melihat apa yang tidak orang lain lihat, mendengar apa yang tidak orang lain dengar, dan merasa apa yang orang lain tidak rasakan.

Rasanya seperti kamu yang mempunyai ceritanya, rasanya kamu yang mengalaminya dan itu tidak akan dimengerti oleh orang yang tidak gemar membaca. Rasanya jika ditanya apa satu-satunya hal yang harus kamu lakukan sekali seumur hidupmu selain berkelana sendirian di kota orang adalah membaca di tepi pantai.

Kini langit sudah semakin menggelap, menidurkan matahari dan membangunkan rembulan. terlihat dari sebelah timur dari tempat aku termenung rembulan sedikit demi sedikit menampakkan dirinya yang indah, mulai menunjukan jelitanya pada seluruh kegelapan.

Seolah-olah menyampaikan bahwa nyatanya dalam kegelapan sekalipun setiap orang masih tetap bisa bersinar, setidaknya untuk dirinya sendiri.

Label: , , ,